Sabtu, 25 Juni 2011

50 DRUMER TERBAIK INDONESIA VERSI MAJALAH ROLLING STONE


Di manakah tempat seorang pemain drum berada? jika pertanyaan ini dilontarkan dalam periode 1960-an, sangat mudah untuk menjawabnya. Tempat seorang pemain drum adalah di baris belakang baik secara fungsional mau fisik. Akan tetapi kini pertanyaan tersebut sudah lama tidak relevan lagi. Setidaknya sejak awal periode 1970-an peran seorang pemain drum telah mengalami revolusi mencengangkan. Mereka tidak lagi sekadar berfungsi sebagai penjaga beat, tetapi sudah menjadi bagian yang setara atau bahkan dominan.

Munculnya Sussy Nander dari kelompok Dara Puspita menyadarkan kepada kita bahwa memang telah terjadi pergeseran atas peran seorang pemain drum. Orisinalitas Murry dari Koes Plus dalam pola permainan serta produktivitasnya dalam mencipta lagu, bahkan menyanyikannya sendiri, satu hal lain. Keberhasilan Teddy Sujaya dalam mengorbitkan penyanyi solo Anggun C Sasmi, yang kini telah menjadi artis internasional juga sebuah kenyataan. Bimo Sulaksono, mantan pemain drum band punk Netral, adalah contoh lain lagi.

Lihat pula fenomena seorang Fariz RM dari seorang pemain drum berubah menjadi mesin pencetak hits di musik Indonesia. Kesadaran, pemahaman dan melesatnya teknologi kini telah mendorong seorang pemain drum untuk berperan apa saja. Komposer, penata lagu, produser, penyanyi dan entah apa lagi. Sebagai penghargaan atas peran mereka, maka Rolling Stone edisi bulan November ini sengaja menampilkan 50 Best Indonesian Drummers. Nama-nama yang terpilih terdiri dari berbagai genre dan kurun waktu berbeda, dan dipastikan telah melewati seleksi ketat serta perdebatan panjang. Tentu semua bersandar pada kriteria yang telah kami siapkan yang di antaranya meliputi aspek skill, performance, dan signature. Masukan dari para pemain drum Indonesia dari ber-bagai lintasgenerasi kami percaya juga membantu dalam menyusun daftar 50 Greatest Indonesian Drummer di edisi ini. Sengaja kami tidak membuat peringkat. Inilah 50 pemain drum yang anggap terbaik mewakili berbagai kriteria yang kami pilih dan kami hadirkan menurut abjad, edisi November 2010 (The 50 greatest indonesian drummers) :


1. Abah(burgerkill)
2. Aksan Syuman
3. Al (purgatory)
4. Andri Rudal
5. Andyan (deadsquad)
6. Ari Ayunir (potret)
7. Arry Yanuar (Roxx)
8. Bakar Buftaim (Rotor)
9. Bembi (Sore)
10. Beni (the Upstrairs)
11. Benny Mustafa
12. Bimbim (slank)
13. Bimo
14. Brian (sheila on 7)
15. Budhi Haryono
16. Cendy Luntungan
17. Chiling
18. Demas Narawangsa
19. Eno Netral
20. Fajar Satritama
21. Fariz RM
22. Fuad Hasan
23. Gilang Ramadhan
24. Gerry herb
25 Hendy (GIGI)
26. Ikmal Tobing
27. Inisisri
28. Iyun (discus)
29. Jelly Tobing
30. Jerinx (SID)
31. John David
32. Karim Sweileh
33. Keenan Nasution
34. Magi (/rif)
35. Murry (Koes Plus)
36. Rayendra Sunito (Souleh & Soulehah)
37. Rere (Grass Rock)
38. Richard Mutter
39. Ronald
40. Sandy (PAS band)
41. Sandy Winatra
42. Susi Nander (Dara Puspita)
43. Teddy Sudjaya
44. Titi Sjuman
45. Tyo Nugros
46. Uche Hariono
47. Yesaya Soemantri
48. Yoyo Padi
49. Yoyo Shaggydog
50. Yaya Moektio

5 komentar:

  1. masih kurang satu bos
    danu metz (andromedha)....

    BalasHapus
  2. Anton J-Rocks manah ki

    BalasHapus
  3. Iqbal Maruli
    Juara ke 1 Nasional Mapex Drummer of tomorrow 2012
    Rangking ke 6 Dunia Mapex Drummer of Tomorrow 2012 di Frankfurt Jerman

    BalasHapus